anak

Menangis boleh, main pistol-pistolan boleh !

"Katanya, Ibu memperjuangkan hak-hak perempuan. Jangan memaksakan kehendak, dong!" Kalimat ini kerap meluncur dengan lancarnya dari mulut anak-anak bila mereka merasa saya perlakukan tak adil. Padahal kami, orangtuanya, kadang mengatakan bahwa sebaiknya mereka makan sayuran dan tidur siang. Saya kemudian jadi merenung, bagaimana sebaiknya anak-anak kita perlakukan?

Posted In

Senang melihat orang yang dikenal ada di televisi

Tara, putri kami, lagi senang-senangnya bertanya. Ia juga sudah pandai bernyanyi. Rasanya ingin sekali selalu berada di dekatnya. Apalagi bila ia sakit. Tapi sebagai reporter sekaligus penyiar teve, tentu saja hal itu tak mungkin meski bila Tara sakit, saya suka bimbang: di rumah saja atau ke kantor.

Jam kerja saya pun beda dengan wanita kantoran lainnya. Makanya, sebelum Tara lahir, tak pernah terpikir oleh saya, bagaimana bisa mendidik dan membesarkan anak sambil kerja. Benturan pertama timbul ketika masa cuti melahirkan selama tiga bulan hampir habis. Timbul kebimbangan, bagaimana pengawasan Tara sementara saya harus kembali bekerja.

Posted In